Cast :
Brad Pitt as Mr. O’Brien
Jessica Chastain as Mrs. O’Brien
Sean Penn as Jack (old)
Hunter McCracken as Jack (young)
Laramie Eppler as R.L.
Tye Sheridan as Steve
Fiona Shaw as Grandmother
Duration : 139 min
Sinopsis
"The Tree of Life" merupakan kisah sebuah keluarga Midwestern pada tahun 1950an. Film ini mengangkat perjalanan hidup dari putra sulung mereka, Jack, melewati masa kecil penih kepolosan hingga tumbuh dewasa dalam kekecewaan, saat ia mencoba untuk berdamai dengan ayahnya (Brad Pitt). Jack (Sean Penn) merasa jiwanya kosong di dunia yang serba modern, ia mencari jawaban dan makna kehidupan sementara ia pun mempertanyakan keimanannya.
Special INFO
Memenangkan Palme D’Or dalam ajang
Cannes Internatinal Film Festival 2011
REVIEW
Apa yang anda ketahui tentang film terakhir yang anda tonton. Akan ada banyak kosa kata yang bisa kita lantunkan untuk menceritakan dari A sampai Z tentang beberapa menit yang dilemparkan ke layar. Dan kini, apa yang anda bisa ceritakan setelah menonton The Tree of Life, aka nada banyak asumsi, persepsi, bahkan synopsis yang berbeda dengan satu dan yang lain. Bahkan segi cerita, pengalaman, dan apapun yang disaksikan dilayar dalam 2 jam lebih menjadi sesuatu yang memiliki asumsi tersendiri bagi pribadinya.Itulah yang disampaikan oleh sutradara kenamaan Terrence Malick yang terkenal dengan sifatnya menina-bobokan penonton. Maaf.. dengan statement sebelumnya, karena film yang disutradarai oleh Malick terkenal membuat film yang cukup berat dan membuat mata berat alias film festival. Dan The Tree of Life adalah salah satu gebrakannya di layar lebar. sebuah kisah yang berbalut secara berlapis-lapis. Jangan sebut Inception-nya Christopher Nolan dalam kasus ini karena akan sangat jauh melenceng. Sebuah film yang dituturkan dengan sangat lembut dan menyentuh dengan cara yang berbeda. Film ini tidak seperti film pada umumnya yang selalu memberikan nilai konklusi dalam sebuah kisah, tapi The Tree of Life melontarkan berjuta pertanyaan yang harus dijawab dari lubuk hati yang terdalam oleh pemeran utamanya. Bahkan para penonton-pun akan diajak untuk ikut menanyakan hal yang hanya bisa dijawab dalam hati kita. Apapun kata yang bisa dilontarkan tidak akan cukup menjawab pertanyaan-pertanyaanbesar dalam film ini.
Film ini bukan tipe film yang kita harus mengetahui dan hafal isi synopsis cerita yang dilontarkan Malick dalam 139 menit. Bukan pula film yang akan membuat kita tersentuh, menangis, bahkan tertegun setelah menontonnya. Film ini hanyak untuk dinikmati dengan sangat rileks dan tidak berlebihan. Bukan tema film yang bisa kita lontarkan opini-opini dengan kata *seharusnya begini… *seharusnya begitu. Film ini hanya untuk membuat para penontonnya duduk dengan manis dan menanyakan hal-hal kecil namun sangat tajam tersirat dihati dengan suguhan tampilan gambar yang sangat membuat kita terpana dengan keindahan yang luar biasa. Sebuah kisah dengan tema yang kuat namun terhitung biasa namun dieksekusi dengan baik tiap scene nya oleh Malick. Semua gambar yang ditampilkan akan terhitung berharga dan sangat bermakna. Setiap gambar yang muncul dilayar akan dipastikan kekuatan nya sangat stabil dan akan membuat mata para penontonnya terpana. Tapi semua gambar tersebut akan menjadi membosankan dan sangat luar biasa menyebalkan bagi para penonton pencari cerita dan aksi menarik di film ini.
Film yang bercerita tentang mid Western tahun 1950-an ini menjadi sentral koneksi semua scene yang dilontarkan Malick. Akan ada banyak gambar yang sangat luar biasa dan beberapa dari kita akan tidak tahu apa hubungannya. Koneksi yang jelas hanya terlihat apabila kita tetap stabil dan tidak terburu-buru atau tergesa-gesa mencerna filmnya bulat-bulat. Menonton film ini seperti minum kopi panas yang harus ditiup pelan-pelan dan perlahan diminum. Dan The Tree of Life, kita nikmati pemandangan yang perlahan dituturkan dengan sangat indah oleh Malick, kemudian kita jawab semua pertanyaan manis nan tajam sekali menyentuh kejujuran hati kita, setelah itu kita akan mengenal lebih dekat dan memiliki perasaan yang sangat bercampur aduk dengan semua hal yang ada dalam diri kita.
Ini adalah film dengan tingkat koneksi yang sangat kuat dan memiliki kekuatan tinggi dalam komunikasi juga interaksi penonton serta mampu menarik posisi penonton untuk memahami dengan kuat posisi tokoh yang ada di film. Semua akan tergambar dengan luar biasa dan kisah yang teramat epic dengan penataan kamera dan editing gambar yang sangat luar biasa
Overall 8,9/10











Tidak ada komentar:
Poskan Komentar