Director : Steven Quale
Cast :
Nicholas D'Agosto as ... Sam
Emma Bell as ... Molly Harper
Miles Fisher as ... Peter Friedkin
Ellen Wroe as ... Candice Hooper
Jacqueline MacInnes Wood as ... Olivia Castle
P.J. Byrne as ... Isaac
Arlen Escarpetaas ...Nathan
David Koechner as ... Dennis
Courtney B. Vance as ... Agent Jim Block
Duration : 92 min
Sinopsis
Sam (D’Agosto) dan beberapa rekannya yang akan melakukan sebuah retreat perjalanan bisnis tiba-tiba Sam mendadak melihat sebuah pertanda. Pertanda tersebut membuatnya untuk membatalkan perjalanan dan turun di tengah jalan yang juga hal tersebut membuat beberapa rekan kerjanya ikut serta turun bus bersama Sam. Beberapa saat kemudian kejadian yang Sam bayangkan-pun terjadi dan membuat Sam dan beberapa temannya tersebut selamat. Lalu, semenjak mereka semua melewati masa itu, maut mulai mengintai dan menjalankan permainannya. Sang Maut mulai merenggut kembali nyawa-nyawa yang seharusnya mati dalam kecelakaan maut tersebut untuk kembali masuk ke daftar kematian dan mati secara sadis dan tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.
Special INFO
Ini adalah kali pertama bagi Steven Quale menggarap seri Final Destination yang 4 seri sebelumnya di pegang oleh James Wong & David. R. Ellis.
Steven Quale juga menjadi partner James Cameron di AVATAR dan TITANIC yang duduk di posisi 2nd unit director. Dia juga bertindak sebagai Supervisor visual efek pada Avatar.. wowww… awsome people
REVIEW
Storyline yang awalnya digarap dengan sangat kuat oleh seorang James Wong ini telah kini telah mencapai hingga seri yang ke 5 nya. Sebuah film dengan plot dan suguhan yang tetap konsis dengan mengangkat tema sebuah takdir kematian yang terbaca oleh salah satu korbannya. Sang korban yang mendapat sebuah “pertanda” untuk dapat lolos dari maut. Dan hasilnya mereka yang lolos satu persatu dikejar oleh maut itu sendiri dengan cara yang benar-benar membuat para penonton tercengang. Kisah baru dengan storyline yang masih sejalan dan tidak jauh berbeda dengan franchise sebelumnya. cara kematian, petaka, dan teknik maut yang berbeda akan menjadi keunikan tersendiri. Sadisnya cara kerja sang maut adalah sebuah magnet yang paling luar biasa di seri ke 5 ini.
Samuel/Sam (D'agosto) yang mendapat pertanda runtuhnya jembatan dalam perjalanan retret kerja diperusahanaannya. Sam yang mendadak mengajak beberapa orang turun dari bus, yang kemudian terjadilah petaka runtuhnya jembatan tersebut. Disinilah nilai kekuatan luar biasa teknik pengambilan kamera yang sangat cepat. Pertanda yang digarap sepanjang “lebih kurang” 5 menit tersebut, memiliki tingkat adrenalin yang sangat tinggi. Dengan waktu yang terbilang cukup lama untuk mengeksekusi sebuah pertanda adegan yang digarap penuh dengan ketegangan dan efek yang sangat sadis. Gerakan kamera 3D yang bergitu tertata dengan cepat tidak mengganggu sama sekali sadisnya kejadian “pertanda” dalam format 3D yang menjadi sangat mencekam.
Steven Quale yang sebelumnya mendampingi Cameron dalam Avatar, terlihat sangat memainkan hasil belajarnya dengan sang maestro. Quale terlihat sangat cerdas dalam menempatkan posisi adegan 3D yang baik. Semuanya diatur dengan Quale dengan penataan sempurna. Hal ini menandakan, bahwa duetnya yang terdahulu dalam mendampingi Cameron dalam Avatar. Quale terlihat sangat seksama dan hati-hati membentuk scene Final Destination 5 menjadi sebuah petualangan mencekam ala sinema 3D. Dalam historical yang ada, ini adalah kali pertama Quale menjalankan proyek yang 4 seri sebelumnya dipegang oleh James Wong dan David. R. Ellis. Dan Quale telah mengangkat Final Destination 5, sebagai petualangan mencekam terbaik setelah dilm pertamanya yang digarap oleh James Wong. Walaupun sebelumnya David R. Ellis cukup baik mengangkat franchise ini dengan teknologi 3D, menurut saya tetaplah Quale yang betul-betul berhasil mengangkat dan memanfaatkan teknologi 3D kedalam petualangan maut yang mencekam.
Akan banyak nama yang dapat kita sebutkan untuk memasukannya kedlam list pemeran dalam semua serial Final Destination. Tapi akan hanya muncul 4 nama yang setia mencuri perhatian penonton seri maut yang mencekam ini. Devon Sawa (Final Destination), A.J Cook (Final Destination & Final Destination 2), Ali Later ( Final Destination 2) dan yang terakhir adalah si cantik Mary Elisabeth Winstead (Final Destination 3). Hal ini berarti semua cast yang ada dalam Final Destination 5 ini masih kurang meyakinkan dalam berakting. Bukan berarti mengurangi rasa mencekam dan horor yang ditampilkan. Karena akting yng diberikan tidaklah begitu buruk, tapi cukup membuat penonton tertarik. Ketimbang Nick Zano yang berperan sebagai Hunt dalam The Final Destination dengan aktingnya yang kurang pas dan agak memaksa.Eksekusi kematian yang ditampilkan dalam franchise ini menggunakan kekuatan yang baru dan lebih sadis darui beberapa seri sebelumnya. Karena adegan kematiannya dibuat dengan sangat detail dan terarah. Apalagi film ini dibuat dengan format 3D yang menjadikan semua adegan kematian yang ada naik beberapa level dari ketegangan yang biasa.
Final Destination 5 ini wajib ditonton dengan format 3D. Akan ada banyak sekali ketegangan yang ditawarkan oleh Quale di film ini. Kejar-kejaran antara sang takdir dengan para calon korbannya dibuat dengan sangat apik oleh Quale. Satu hal yang perlu dipastikan juga, jangan mencopot kacamata 3D anda sebelum credit tittle muncul. Karena akan sedikit bernostalgia secara mencekam dalm format 3D.
Overall 7,7/10.. MUST SEE IT, awesome scary Technology





Tidak ada komentar:
Poskan Komentar